Pengembangan Keluarga Sehat Sejahtera
PHBS di Rumah Tangga
9 Inovasi Pengembangan Keluarga Sehat Sejahtera
Kelompok Julo - Julo Emak Tanjung Betung
Latar Belakang: Masih rendahnya kepedulian masyarakat Nagari Tanjung Betung
terhadap kesehatan menjadi penyebab masih adanya buang air besar sembarangan terutama pada
sungai yang mengalir sepanjang Nagari Tanjung Betung.
Tujuan: Dengan adanya arisan jamban keju ETB diharapkan semua penduduk
sudah mempunyai jamban di rumahnya masing-masing dan tidak ada lagi melakukan Buang Air
Besar di sembarang Tempat.
Kegiatan: Kader Nagari melakukan kegiatan inovasi KEJU ETB dengan melakukan
kegiatan julo-julo di nagari dengan mengumpulkan anggota yang ikut arisan disetiap waktu
panen datang di nagari dimana dalm satu tahun ada dua kali panen.
Nagari Tanjuang Baringin
Latar Belakang: Tingginya Angka penyakit Tidak Menular di Nagari Tanjuang
Baringin dibuktikan dengan banyaknya penderita Hypertensi pada Lansia yang ditetapkan oleh
Pemerintah Nagari melalui pokja IV PKK Nagari membuat kegiatan inovasi untuk menurunkan
tingginya penyakit Hypertensi dengan membentuk senam lansia yang diadakan satu kali seminggu
di depan kantor wali nagari Tanjuang Baringin setiap hari Jumat.
Tujuan: Menurun kan Kasus penyakit tidak menular salah satunya penyakit
Hypertensi
Kegiatan: Melakukan senam lansia, pemeriksaan kesehatan serta penyuluhan
kesehatan di posyandu lansia bekerjasama dengan Puskesmas Lubuk Sikaping
Posyandu
Latar Belakang: Rendahnya kunjungan Balita ke Posyandu, maka kegiatan kita
mengajak Ibu Balita ke Posyandu dan dari Nagari melengkapi APE ke Posyandu.
Tujuan: Dengan teraturnya jumlah Balita datang ke Posyandu bisa terpantau
tumbuh kermbang Balita dan mendeteksi anak gizi Buruk.
Kegiatan: Para kader berperan mengajak dan memberi informasi kepada ibu-ibu
balita untuk membawa anaknya ke Posyandu dengan memberi informasi jadwal kegiatan Posyandu
serta menyampaikan kegiatan di posyandu serta dengan melengkapi APE Posyandu sehingga
posyandu lebih menarik dan ibu-ibu balita mau membawa anaknya ke Posyandu.
Pekarangan Rumah
Latar Belakang: Rendahnya kesadaran masyarakat untuk makan sayur setiap
hari karena tidak tersedianya sayuran di halaman pekarangan rumah
Tujuan: Supaya bisa masyarakat makan sayur setiap hari dan tahu arti
pentingnya mengkonsumsi buah dan sayur setiap hari untuk kesehatan anggota keluarga.
Kegiatan: Mengolah sayur yang didapatkan dari lingkungan atau halaman
sendiri sehingga masayarakat bisa menyajikan sayur dan buah setiap hari ke anggota
keluarganya.
Pengelolaan Sampah
Latar Belakang: Rendahnya pengelolaan sampah pada masyarakat serta kurang
informasi masyarakat tentang pemanfaatan sampah oleh masyarakat.
Tujuan: Dengan mengelola sampah menjadi asset dalam rumah tangga dengan
metode BIOPORI maka kompos yang digunakan bisa mendukung inovasi masa simetri yaitu
menyuburkan tanaman sayur dihalman sendiri.
Kegiatan: Masayarakat diberi informasi tentang pemanfaatan sampah yaitu
dengan memisahkan sampah organik dan anorganik.Untuk BIOPORI sampah dari olahan air pembuang
sampah sayur yang di buat penampungan dihalaman rumah masyarkat dan diolah menjadi pupuk
organik.
Nagari Panti Selatan
Latar Belakang: Pola prilaku hidu sehat adalah sebuahkebutuhan dalam
keluarga dan masyarakat, untuk itulah harus digalakkan, namun sebagian masyarakat kenagarian
panti selatan masih banyakyang belum menerapkan nya. Misalnya buang Air Besar, masihbanyak
warga yang BAB di Parit, sungai karna tidak memiliki jamban sehat disebabkan berbagaifaktor
terutam faktor ekonomi. Dari situlah timbul pemikiran dan kesepakatan warga untuk membntuk
Julo- julo jamban sehat
Tujuan: Tujuan dibuat julo-julo jamban sehat adalah untuk meningkatkan
derajat esehatan masyarakat sehingga terhindar dari berbagai masalah kesehatan.
Kegiatan: Kegiatan ini telah dilakukan di kenagarian Panti selatan,
khususnya jorong petok timur dan elah berlansung hingga saat ini
Nagari Panti Selatan
Latar Belakang: Buah dan sayur merupakan sumber penting vitamin,
mineral,serat dan antioksidan yang penting bagi tubuh. Pentingnya konsumsi buah dan sayuran
untuk memenuhi kebutuhan gizi, menjaga kesehatan,dan mencegah penyakit terutama bagi balita.
Tingginya angka stanting dikenagarian panti selatan pada tahun 2023 dan 2024, yakni. Dari
data tersebut dibuatlah inovasi PAGI GAMBUSAN (Perbaiki Gizi Dengan Makan Buah Dan
Sayur).
Tujuan: Tujuan dari inovasi ini yakni untuk mencegah, dan mengurangi angka
stunting di Nagari panti selatan
Kegiatan: Kegiatan dilakukan dengan pemberdayaan pekarangan rumah dengan
menanam buah dan sayur yang bisa dimanfaatkan keluarga tersebut.
Posyandu
Latar Belakang: Pemberian Asi Ekslusif dan Imunisasi pada bayi memiliki
manfaat yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Asi memberikan nutrisi dan kekebalan
alami, sedangkan imunisasi melindungi bayi daripenyakit menular
Tujuan: Pemberian Sertifikat Imunisasi Lengkap dan Asi Ekslusif merupakan
upaya merupakan upaya untuk menurukan angka stunting, maka dari itu PKK memberikan
sertifikat bagi anak yang lulus Asi Ekslusif dan pada balita yang lengkap imunisasi dan
secara tidak langsung juga menurukan angka zero dose immunization
Kegiatan: Kegiatan dilakukan setiap bulan pada jadwal imunisasi di
masing-masing posyandu di wilayah kenagarian panti selatan.
Dasawisma
Latar Belakang: Sayur memiliki peranan penting dalam mencegah stunting ada
anak karena kaya nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.
Tujuan: Dasawisma ikut membantu pemerintah untuk penurunkan angka stunting
dengan cara berbagi kepada anak- anak stunting.
Kegiatan: Setiap 1-2 kali dalam seminggu kelomompok dasawima memanen sayur
hasil kebunnya, kemudian salah seorang dari anggota kelompok bertugas mengantarkan sayur
hasil panennya kerumah- rumah warga yang memiliki bayi atau balita stunting.
Pelatihan, Sosialisasi, dan Pembinaan
Pelatihan Pengurus TP-PKK Kab. Pasaman
Periode 2025 – 2024
Sosialisasi dan Advokasi Imunisasi Zero
Tanggal 19 Juni 2025
Sosialisasi dan Edukasi IZD
Di Kecamatan
Pembinaan Persiapan Lomba Gerakan PKK
Tingkat Provinsi
Di
Nagari Panti Selatan
Penilaian Lomba Gerakan PKK
Tingkat Provinsi Sumatera Barat
Di
Nagari Panti Selatan
Pemberian Imunisasi Zero Dose
Bulan Juli SD Oktober 2025
Review Kegiatan Program Pokja IV
TP-PKK
Kabupaten/Kota
Se-Provinsi Sumatera Barat
Bimbingan Teknis Pokja IV
Kecamatan dan Nagari
Evaluasi IZD
29 Oktober 2025
Mengikuti Sosialisasi Hasil Rakernas
Ke X PKK Tahun 2025
Mengikuti Rakerda PKK
Provinsi Sumatera Barat
Penilaian Lomba Gerakan PKK
dan Dasawisma
Penilaian Lomba Gerakan PKK
dan Dasawisma
Penilaian Lomba Gerakan PKK
dan Dasawisma
Penilaian Lomba Gerakan PKK
dan Dasawisma
Penilaian Lomba Gerakan PKK
dan Dasawisma
Penilaian Lomba Gerakan PKK
dan Dasawisma
Penilaian Lomba Gerakan PKK
dan Dasawisma
Kerjasama TP-PKK Kab. Pasaman
dengan PMI Cabang Pasaman
Seminar Membangun Citra Diri
dan Keteladanan Pengurus
TP-PKK
Melalui Etika dan Komunikasi