Pokja 4 PKK

Pengembangan Keluarga Sehat Sejahtera

PHBS di Rumah Tangga

Inovasi Pokja 4

9 Inovasi Pengembangan Keluarga Sehat Sejahtera

1. Arisan Jamban KEJU ETB

Kelompok Julo - Julo Emak Tanjung Betung

Latar Belakang: Masih rendahnya kepedulian masyarakat Nagari Tanjung Betung terhadap kesehatan menjadi penyebab masih adanya buang air besar sembarangan terutama pada sungai yang mengalir sepanjang Nagari Tanjung Betung.
Tujuan: Dengan adanya arisan jamban keju ETB diharapkan semua penduduk sudah mempunyai jamban di rumahnya masing-masing dan tidak ada lagi melakukan Buang Air Besar di sembarang Tempat.
Kegiatan: Kader Nagari melakukan kegiatan inovasi KEJU ETB dengan melakukan kegiatan julo-julo di nagari dengan mengumpulkan anggota yang ikut arisan disetiap waktu panen datang di nagari dimana dalm satu tahun ada dua kali panen.

2. GELAS SEGAR (Gerakan Lansia Bugar)

Nagari Tanjuang Baringin

Latar Belakang: Tingginya Angka penyakit Tidak Menular di Nagari Tanjuang Baringin dibuktikan dengan banyaknya penderita Hypertensi pada Lansia yang ditetapkan oleh Pemerintah Nagari melalui pokja IV PKK Nagari membuat kegiatan inovasi untuk menurunkan tingginya penyakit Hypertensi dengan membentuk senam lansia yang diadakan satu kali seminggu di depan kantor wali nagari Tanjuang Baringin setiap hari Jumat.
Tujuan: Menurun kan Kasus penyakit tidak menular salah satunya penyakit Hypertensi
Kegiatan: Melakukan senam lansia, pemeriksaan kesehatan serta penyuluhan kesehatan di posyandu lansia bekerjasama dengan Puskesmas Lubuk Sikaping

3. CEBUR DADU (Cegah Gizi Buruk Dengan Datang Ke Posyandu)

Posyandu

Latar Belakang: Rendahnya kunjungan Balita ke Posyandu, maka kegiatan kita mengajak Ibu Balita ke Posyandu dan dari Nagari melengkapi APE ke Posyandu.
Tujuan: Dengan teraturnya jumlah Balita datang ke Posyandu bisa terpantau tumbuh kermbang Balita dan mendeteksi anak gizi Buruk.
Kegiatan: Para kader berperan mengajak dan memberi informasi kepada ibu-ibu balita untuk membawa anaknya ke Posyandu dengan memberi informasi jadwal kegiatan Posyandu serta menyampaikan kegiatan di posyandu serta dengan melengkapi APE Posyandu sehingga posyandu lebih menarik dan ibu-ibu balita mau membawa anaknya ke Posyandu.

4. MASA SIMETRI (Makan Sayur Setiap Hari dari Halaman Sendiri)

Pekarangan Rumah

Latar Belakang: Rendahnya kesadaran masyarakat untuk makan sayur setiap hari karena tidak tersedianya sayuran di halaman pekarangan rumah
Tujuan: Supaya bisa masyarakat makan sayur setiap hari dan tahu arti pentingnya mengkonsumsi buah dan sayur setiap hari untuk kesehatan anggota keluarga.
Kegiatan: Mengolah sayur yang didapatkan dari lingkungan atau halaman sendiri sehingga masayarakat bisa menyajikan sayur dan buah setiap hari ke anggota keluarganya.

5. SASET RT (Sampah Aset Rumah Tangga)

Pengelolaan Sampah

Latar Belakang: Rendahnya pengelolaan sampah pada masyarakat serta kurang informasi masyarakat tentang pemanfaatan sampah oleh masyarakat.
Tujuan: Dengan mengelola sampah menjadi asset dalam rumah tangga dengan metode BIOPORI maka kompos yang digunakan bisa mendukung inovasi masa simetri yaitu menyuburkan tanaman sayur dihalman sendiri.
Kegiatan: Masayarakat diberi informasi tentang pemanfaatan sampah yaitu dengan memisahkan sampah organik dan anorganik.Untuk BIOPORI sampah dari olahan air pembuang sampah sayur yang di buat penampungan dihalaman rumah masyarkat dan diolah menjadi pupuk organik.

6. PANSEL JJS (Panti Selatan Julo-julo Jamban Sehat)

Nagari Panti Selatan

Latar Belakang: Pola prilaku hidu sehat adalah sebuahkebutuhan dalam keluarga dan masyarakat, untuk itulah harus digalakkan, namun sebagian masyarakat kenagarian panti selatan masih banyakyang belum menerapkan nya. Misalnya buang Air Besar, masihbanyak warga yang BAB di Parit, sungai karna tidak memiliki jamban sehat disebabkan berbagaifaktor terutam faktor ekonomi. Dari situlah timbul pemikiran dan kesepakatan warga untuk membntuk Julo- julo jamban sehat
Tujuan: Tujuan dibuat julo-julo jamban sehat adalah untuk meningkatkan derajat esehatan masyarakat sehingga terhindar dari berbagai masalah kesehatan.
Kegiatan: Kegiatan ini telah dilakukan di kenagarian Panti selatan, khususnya jorong petok timur dan elah berlansung hingga saat ini

7. PAGI GAMBUSAN (Perbaiki Gizi Dengan Makan Buah Dan Sayur)

Nagari Panti Selatan

Latar Belakang: Buah dan sayur merupakan sumber penting vitamin, mineral,serat dan antioksidan yang penting bagi tubuh. Pentingnya konsumsi buah dan sayuran untuk memenuhi kebutuhan gizi, menjaga kesehatan,dan mencegah penyakit terutama bagi balita. Tingginya angka stanting dikenagarian panti selatan pada tahun 2023 dan 2024, yakni. Dari data tersebut dibuatlah inovasi PAGI GAMBUSAN (Perbaiki Gizi Dengan Makan Buah Dan Sayur).
Tujuan: Tujuan dari inovasi ini yakni untuk mencegah, dan mengurangi angka stunting di Nagari panti selatan
Kegiatan: Kegiatan dilakukan dengan pemberdayaan pekarangan rumah dengan menanam buah dan sayur yang bisa dimanfaatkan keluarga tersebut.

8. SIKAP ASIK (Sertifikat Imunisasi Lengkap, ASI Eksklusif)

Posyandu

Latar Belakang: Pemberian Asi Ekslusif dan Imunisasi pada bayi memiliki manfaat yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Asi memberikan nutrisi dan kekebalan alami, sedangkan imunisasi melindungi bayi daripenyakit menular
Tujuan: Pemberian Sertifikat Imunisasi Lengkap dan Asi Ekslusif merupakan upaya merupakan upaya untuk menurukan angka stunting, maka dari itu PKK memberikan sertifikat bagi anak yang lulus Asi Ekslusif dan pada balita yang lengkap imunisasi dan secara tidak langsung juga menurukan angka zero dose immunization
Kegiatan: Kegiatan dilakukan setiap bulan pada jadwal imunisasi di masing-masing posyandu di wilayah kenagarian panti selatan.

9. DERAI ANTING (Dasawisma Berbagi Sayur Untuk Anak Stanting)

Dasawisma

Latar Belakang: Sayur memiliki peranan penting dalam mencegah stunting ada anak karena kaya nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.
Tujuan: Dasawisma ikut membantu pemerintah untuk penurunkan angka stunting dengan cara berbagi kepada anak- anak stunting.
Kegiatan: Setiap 1-2 kali dalam seminggu kelomompok dasawima memanen sayur hasil kebunnya, kemudian salah seorang dari anggota kelompok bertugas mengantarkan sayur hasil panennya kerumah- rumah warga yang memiliki bayi atau balita stunting.

Dokumentasi Kegiatan

Pelatihan, Sosialisasi, dan Pembinaan

Pelatihan Pengurus
Pelatihan Pengurus

Pelatihan Pengurus TP-PKK Kab. Pasaman
Periode 2025 – 2024

Sosialisasi Imunisasi
Sosialisasi Imunisasi

Sosialisasi dan Advokasi Imunisasi Zero
Tanggal 19 Juni 2025

Sosialisasi IZD
Sosialisasi IZD

Sosialisasi dan Edukasi IZD
Di Kecamatan

Persiapan Lomba
Persiapan Lomba

Pembinaan Persiapan Lomba Gerakan PKK
Tingkat Provinsi
Di Nagari Panti Selatan

Penilaian Lomba
Penilaian Lomba

Penilaian Lomba Gerakan PKK
Tingkat Provinsi Sumatera Barat
Di Nagari Panti Selatan

Imunisasi Zero Dose
Imunisasi Zero Dose

Pemberian Imunisasi Zero Dose
Bulan Juli SD Oktober 2025

Review Kegiatan
Review Kegiatan

Review Kegiatan Program Pokja IV
TP-PKK Kabupaten/Kota
Se-Provinsi Sumatera Barat

Bimbingan Teknis
Bimbingan Teknis

Bimbingan Teknis Pokja IV
Kecamatan dan Nagari

Evaluasi IZD
Evaluasi IZD

Evaluasi IZD
29 Oktober 2025

Sosialisasi Rakernas
Sosialisasi Rakernas

Mengikuti Sosialisasi Hasil Rakernas
Ke X PKK Tahun 2025

Rakerda
Rakerda PKK

Mengikuti Rakerda PKK
Provinsi Sumatera Barat

Penilaian Lomba
Penilaian Lomba

Penilaian Lomba Gerakan PKK
dan Dasawisma

Kecamatan Tigo Nagari
Kecamatan Tigo Nagari

Penilaian Lomba Gerakan PKK
dan Dasawisma

Kecamatan Bonjol
Kecamatan Bonjol

Penilaian Lomba Gerakan PKK
dan Dasawisma

Kecamatan Mapat
Kecamatan Mapat Tg. Selatan

Penilaian Lomba Gerakan PKK
dan Dasawisma

Kecamatan Duo Koto
Kecamatan Duo Koto

Penilaian Lomba Gerakan PKK
dan Dasawisma

Kecamatan Rao
Kecamatan Rao

Penilaian Lomba Gerakan PKK
dan Dasawisma

Kecamatan Panti
Kecamatan Panti

Penilaian Lomba Gerakan PKK
dan Dasawisma

Donor Darah
Donor Darah Massal

Kerjasama TP-PKK Kab. Pasaman
dengan PMI Cabang Pasaman

Seminar
Seminar

Seminar Membangun Citra Diri
dan Keteladanan Pengurus TP-PKK
Melalui Etika dan Komunikasi